Bulu Kemaluan Sebaiknya di Cukur atau Dibiarkan Begitu Saja?

Bulu Kemaluan Sebaiknya di Cukur atau Dibiarkan Begitu Saja

Bulu Kemaluan Sebaiknya di Cukur atau Dibiarkan Begitu Saja

idSeksi.comBulu Kemaluan Sebaiknya di Cukur atau Dibiarkan Begitu Saja? Membicarakan hal ini mungkin terlalu vulgar atau tergolong sensitif untuk dibahas, namun perlu kita ketahui bagi pria dan wanita yang sudah memasuki usia pubertas. Hal ini sebagai pengetahuan, fungsinya apakah ada pengaruh kesehatan yang ditimbulkan dengan membiarkan begitu saja rambut kemaluan tanpa dicukur atau ada pengaruh kesehatan dengan mencukur bulu kemaluan?

Lebih tepatnya disebut sebagai rambut kemaluan atau dalam istilah medisnya disebut bulu pubis. Selain di kepala, rambut rambut juga tumbuh pada daerah-daerah tertentu pada tubuh kita, misalnya pada kaki, paha, dada, ketiak ataupun tumbuh di daerah intim pria dan wanita.

Hal tersebut dikarenakan adanya pengaruh hormon androgen yang telah aktif dimiliki oleh pria dan wanita yang sudah memasuki usia pubertas menjelang usia antara 11 – 13 tahun.

Dibiarkan atau Dicukur?
Pria dan wanita yang sudah masuk usia pubertas pasti memilki bulu kemaluan. Lantas, rambut kemaluan ini di cukur atau dibiarkan begitu saja? Ini jawabannya apakah harus mencukur bulu kemaluan ?

Pertanyaan ini akan timbul dengan sendirinya pada diri seseorang ketika rambut kemaluan sudah terlihat memanjang atau lebat atau pertanyaan itu muncul ketika baru mengalami hal tersebut pada usia puber, apakah ada dampak ketika rambut pada kemaluan dicukur ? Bagaimana jika dibiarkan begitu saja ?

Pada dasarnya segala sesuatu yang terdapat dalam diri kita pastilah Tuhan menciptakannya memiliki tersendiri. Fungsi rambut kemaluan wanita dan pria yang secara ilmu kedokteran memiliki beberapa fungsi antra lain :

  1. Memberikan rasa hangat dikala dingin dan sifatnya melindungi dan menjaga suhu pada area kemaluan agar tetap stabil
  2. Melindungi area kemaluan misalnya akibat gesekan dari celana
  3. Sebagai tanda bahwa pria dan wanita tersebut sudah memasuki usia pubertas dan kematangan hormon
  4. Sebagai rangsangan dan mengurangi resiko gesekan yang terlalu kuat akibat berhubungan intim
  5. Sebagai alat untuk mengeluarkan zat kimia yang mengatur prilaku seks
  6. Mencegah bakteri dan kuman masuk ke dalam pori-pori pada area kemaluan

Meskipun rambut yang tumbuh pada area kemaluan yang terdapat pada wanita dan pria ini tak terlihat yang merupakan area private (tersembunyi). Namun, perlu adanya perhatian khusus terhadapnya dikarenakan ini ada kaitannya atau dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi pria dan wanita.

Pakar kesehatan dr. Dani Djuanda, SpKK yang dihubungi oleh detikhealth “bulu kemaluan tidak perlu dicukur, jika ingin dicukur asalkan tidak sampai habis, cukup dibersihkan saja”

Ya.., rambut kemaluan sebaiknya tidak dicukur habis dikarenakan pada area sekitar kemaluan yang ditumbuhi rambut kemaluan memiliki pori-pori yang berongga, jika dicukur habis tentu saja bakteri dan kuman akan mudahnya masuk ke dalam pori-pori tersebut. Cukup merapikannya saja dengan berkala. Jika dibiarkan tumbuh terlalu lebat juga tidak baik bagi kesehatan reproduksi.

Untuk mencukurnya perlu langkah yang hati-hati, jangan sampai terkena organ vital ataupun nantinya terjadi iritasi. Tidak dianjurkan untuk mencabutnya !. Sekarang kita mengetahui atas pertanyaan di atas, mudah-mudahan ini dapat bermanfaat untuk pengetahuan kita.

Leave a Reply

%d bloggers like this: